Harry Potter and The Half-Blood Prince

Genres: Action/Adventure, Science Fiction/Fantasy, Adaptation and Sequel
Running Time: 2 hr. 33 min.
Sutradara: David Yates
Pemain: Daniel Radcliffe, Emma Watson, Rupert Grint, Helena Bohnam Carter, Michael Gambon, Jim Broadbent

Nonton di: Platinum XXI, FX Jakarta

Saya terpuaskan dengan edisi ke 6 dari seri Harry Potter ini. Bukunya yang masih mengendap di rumah teman saya itu sudah jauh-jauh hari saya selesaikan. Seperti biasa, jangan harapkan semua isi buku pindah ke filmnya, nikmati saja bagaimana adaptasinya bercerita. Toh memang begitu hakikatnya film. Kalau mau lengkap ya baca bukunya.

Buat saya, Half-Blood Prince adalah satu yang terbaik dari semua seri sebelumnya. Sebanding dengan Prisoner of Azkaban. Jelas, David Yates sekali lagi berhasil menuangkan kisah Harry Potter ini setelah sukses dengan Order Of The Phoenix.


Setelah mengalami pertempuran dahsyat di Kementrian sihir di kisah sebelumnya, Harry di minta oleh Dumbledore untuk mendekati Horace Slughorn (dimainkan dengan amat baik oleh Jim Broadbent), yang dibujuk menjadi oleh Dumbledore sebagai guru ramuan yang baru. Tujuannya adalah untuk mendapatkan informasi mengenai masa lalu Voldemort. Di lain pihak Draco dan Profesor Snape yang diangkat jadi Guru pertahanan ilmu hitam, sedang merencanakan suatu hal yang misterius yang berhubungan dengan dumbledore dan Voldemort. Dipusingkan oleh misteri yang terjadi di hogwart, Harry dan teman-temannya juga disibukkan dengan masa remaja yang dipenuhi oleh kisah romantis percintaan dan persahabatan.

Sepertinya memang banyak sekali hal yang diceritakan difilm ini, tapi menariknya semuanya mengalir dengan lancar. Humor-humor yang ditampilkan cukup mengena, kisah cinta-cintaan ala remaja juga digarap dengan baik nge’blen’ dengan adegan pertempuran yang hadir berikutnya.


Semua bintang yang main di film ini juga bermain cemerlang. Trio pemeran utamanya seperti biasa nyaris tanpa cela. Michael Gambon yang bermain sebagai Dumbledore menunjukan kualitas primanya yang biasanya tidak diberi peran lebih besar, kali ini mencuri perhatian. Helena Bohnam Carter jangan ditanya lagi. Kehadiran di semua adegan yang ada karakter Bellatrix lestrange selalu mengerikan. Tapi Jim Broadbent adalah masternya…karakter guru ramuan yang selalu memilih murid yang dianggapnya akan menjadi besar dan mempunyai rahasia tentang Voldemort dimainkan dengan amat baik dan menawan.

Belum lagi soal spesial efek. mau komentar apa lagi? superb! Kalau sudah begini, saya tidak sabar menunggu buku terakhir yang katanya bakal dipecah jadi 2 film!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s