The Photograph:Jatuh Cinta Sama Shanty!

photo.jpg

Waduh, Shanty seharusnya lebih serius jadi aktris deh ketimbang jadi penyanyi. Setiap kali muncul di layar lebar, dia selalu mencuri perhatian. The Photograph jadi saksi bagaimana sekali lagi Shanty membuat saya terpesona pada bakat aktingnya. Di sini Shanty berperan sebagai Sita, penyanyi karaoke yang banting tulang untuk mengirimkan uang pada anak dan neneknya yang dalam film cuma terdengar suaranya lewat telepon. Setelah bermasalah dengan germo bernama Suroso (Lukman Sardi), Sita terdampar pada rumah kos milik lelaki tua keturunan bernama Johan (Lim Kay Tong) yang berprofesi sebagai fotografer. Lambat laun antara Sita dan Johan terjalin hubungan manusia yang unik. Johan ternyata menyimpan masa lalu kelam.

Shanty sangat bagus bermain sebagai Sita. Sepertinya peran ini memang untuknya. Wajah, gerak gerik dan suaranya benar-benar menjelma pada Sita, meskipun agak mengingatkan akan perannya sebagai Siti di Berbagi Suami. Aktor Singapura, Lim kay Tong juga bermain prima. Para pendukung lain seperti Indy Barends, Lukman Sardi, Indra Bekti, Nicolas Saputra, Dorce juga bermain gemilang. Nico bisa jadi bakal jadi pembicaraan, mengingat perannya di sini sebagai waria pada scene wawancara kerja yang sebenarnya tidak penting juga ada di film ini.

Sayangnya skenario yang digarap Nan Achnas sendiri, seperti kebanyakan film indonesia lainnya yang sok nyeni, malah membuat ngantuk, capeeeeeeeek bo! untungnya gambar-gambar yang ada di film ini benar-benar penyegaran mata, hingga bisa membuat mata terus terjaga. Kota Semarang yang jadi lokasi film ini juga terlihat sangat artistik sekali.

The Photograph cuma oase yang setidaknya disyukuri kehadirannya ditengah-tengah gempuran film-film horor gak jelas dan film-film hollywood yang membombardir bioskop kita. Tapi jangan berharap film seperti ini akan diantri banyak orang, wong pas saya nonton saja, mungkin hanya 10-12 orang yang menonton film ini. Kontras banget sama studio sebelah yang memutar Transformer. Untungnya kelelahan 95 menit terbayar oleh kehadiran shanty di film ini….

2 thoughts on “The Photograph:Jatuh Cinta Sama Shanty!

  1. shanty? biasa saja.
    matanya kurang berekspresi. saya rasa nan achnas bisa mencari aktris yang lebih berbakat ketimbang shanty.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s